5 Nama Terpidana Penggal yang Fenomenal

Terpidana penggal merupakan salah satu objek hukuman yang pernah terjadi di sepanjang sejarah manusia baik di Asia, Eropa, Afrika maupun Amerika. Adanya hukuman ini termasuk salah satu cara yang cukup mengerikan dalam mengeksekusi orang karena kesalahannya yang dibuatnya. Di dunia ini terdapat beberapa cerita tentang terjadinya hukuman penggal ini, diantaranya cukup terkenal hingga saat ini.

  • Dietz Von Schaumburg

Dietz Von Schaumburg

Dietz Von Schaumburg

Salah satu kejadian aneh ini terjadi pada tahun 1636 yang berkisah tentang Dietz Von Schaumburg. Beserta dengan 4 prajurit lainnya akan dieksekusi oleh Raja Ludwig dari Bavaria. Keempat infanteri tersebut merupakan prajurit bayaran. Hukuman penggal tersebut dilakukan karena pemberontakan yang dilakukan oleh Dietz dan kawan-kawannya. Bagi terpidana dengan hukuman mati pada saat itu boleh meminta permintaan terakhir dan sang Raja harus mengabulkannya.

Permintaan Dietz adalah empat prajurit bayaran lainnya berada dalam satu barisan. Tiap orang memiliki jarak 8 kaki, kemudian Dietz ingin dirinya menjadi yang pertama dieksekusi. Permintaan dari Dietz adalah jika dirinya setelah dipenggal mampu melewati empat prajurit lainnya maka mereka akan diampuni dari hukuman. Kejadian ajaib terjadi saat pemenggalan berlangsung dan kepala dari Dietz terjatuh ke tanah.

Dietz meskipun tanpa tanah tetap bisa berlari melewati keempat prajurit tersebut meskipun tanpa kepala, setelah itu barulah dia roboh dan mati. Tentunya kejadian ini sangat fenomenal dan membuat siapun takjub dengan peristiwa aneh tersebut.

  • Ratu Anne

"<yoastmark

Ratu Anne Boleyn sendiri merupakan ibu dari ratu Elizabeth I. Dirinya menjadi istri kesayangan dari Raja Henry pada saat itu. Raja Henry pun lama-kelamaan merasa bosan dan berselingkuh dengan perempuan bernama Jane Seymour serta ingin menjadikannya sebagai Ratu Inggris menggantikan posisi Ratu Anne. Hal tersebut menjadikan Raja Henry bersama dengan penasihatnya yang bernama Thomas Cromwell melakukan rencana jahat untuk bisa menyingkirkan Ratu Anne.

Pada akhirnya diputuskan untuk membuat strategi dengan cara memfitnah ratu Anne agar bisa dijatuhi hukuman mati. Kesaksian palsu yang dilakukan oleh seorang Percy menjadikan Ratu Anne dijatuhi hukuman mati dengan cara dipenggal sesuai dengan aturan yang berlaku pada saat itu. Percy memberikan kesaksian palsu bahwa Ratu Anne telah melakukan zina dengan 4 orang laki-laki yang salah satunya adalah adik kandungnya sendiri.

Kesaksian Palsu

Kesaksian palsu yang dilakukan oleh Percy karena dipaksa oleh raja Henry yang ingin menyingkirkan Ratu Anne agar bisa menikahi selingkuhannya yang bernama Jane Seymour. Hal yang aneh terjadi pada saat eksekusi sedang dilakukan, pada saat menunggu hukuman penggal, Ratu Anne terus menerus melantunkan doa serta pujian terhadap Tuhan. Pada saat eksekusi dilakukan hingga kepala Ratu Anne terpisah dari tubuhnya bibirnya terus menerus masih mengucapkan doa serta pujian. Tentunya hal ini membuat banyak orang yang melihatnya merasa sangat terkejut dengan kejadian aneh dari seorang Ratu dari kerajaan Inggris tersebut.

  • Antoine Lavoisier

Antoine Lavoisier

Antoine Lavoisier

Hal aneh lainnya tentang hukuman mati adalah kisah dari orang yang bernama Antonie Lavoisier. Hal ini dikarenakan orang yang termasuk ilmuwan dari Inggris pada abad 18 ini dikenai hukuman mati dengan cara dipenggal. Antonie yang termasuk Bapak kimia modern ini dieksekusi bersama dengan 27 anggota Ferme Generale. Pada saat sebelum dilakukan eksekusi Antonie memberikan keterangan pada teman-temannya yang tidak dikenai hukuman mati bahwa setelah ia dipenggal nantinya akan mengedipkan mata. Keterangan yang diberikan oleh Antonie tersebut dibenarkan oleh teman-temannya meskipun mereka tidak tidak mempercayainya.

Pada saat eksekusi pemenggalan dengan menggunakan guillotine pada tanggal 8 Mei 1794 dilakukan hingga kepala Antonie dan badannya terputus mata Antonie tetap masih berkedip selama sekitar 30 detik. Kejadian yang langka dan aneh tersebut tentunya membuat teman-teman dari Antonie yang menyaksikannya merasa sangat terkejut dengan kejadian tersebut. Eksekusi yang dilakukan oleh pengadilan revolusi tersebut mungkin dirasa kurang teliti dan pemeriksaannya berjalan dengan cepat. Antoine Lavoisier sendiri merupakan ilmuwan hebat yang dikenal sebagai penemu oksigen.

  • Charlotte Corday

"<yoastmark

Corday merupakan seorang wanita dari bangsawan terhormat yang menjadi calon legislatif mewakili partai. Wanita yang terkenal sangat bersih dari catatan kasus apapun ini, membuat masyarakat terkejut dengan pembunuhan yang dilakukan pada Jean Paul Marat yang merupakan salah satu pendukung calon legislatif saingannya. Peristiwa tersebut terjadi pada saat tengah terjadi revolusi Perancis dan termasuk sebagai kejadian berdarah yang terekam dalam sejarah.

Kejadian aneh terjadi pada saat eksekusi pemenggalan dilakukan oleh algojo karena selama sebelum eksekusi hingga kapak ditebaskan pada lehernya Charlotte terus menatap mata sang algojo dengan tajam. saat kepala Charlotte terjatuh, dengan tidak sopan algojo mengangkat kepala Charlotte kemudian menampar pipinya. Kejadian aneh pada saat ditampar tersebut adalah mata Charlotte terus-menerus melotot sambil terus menyeringai dengan terlihat murka.

  • Laila Binti Abdul Muttalib

Kejadian pemenggalan yang termasuk fenomenal lainya adalah yang diberlakukan pada seorang wanita bernama Laila Binti Abdul Muttalib. Wanita ini berasal dari Myanmar  dan pada saat sebelum dilakukan eksekusi ia diseret oleh 4 polisi Arab Saudi di jalan. Dakwaan yang diberikan pada Laila tersebut dikarenakan dirinya dinyatakan bersalah karena melakukan pelecehan seksual terhadap anak tirinya yang masih berusia 7 tahun. Prosesi pemenggalan yang dilakukan oleh algojo sampai melakukannya hingga 3 kali agar tuga eksekusi tersebut bisa terselesai. Pada saat dilakukan eksekusi tersebut Laila terus menerus mengatakan bahwa dirinya tidak melakukan pembunuhan yang didakwakan kepada dirinya.

Salah satu hal yang membuat hukuman penggal pada Laila ini menjadi fenomenal adalah karena terdapat video eksekusi di youtube. Tentunya peristiwa yang mengerikan tersebut akhirnya dicabut oleh pihak youtube karena dianggap terlalu sadis dan juga mengerikan. Pada tayangan video tersebut diperlihatkan bahwa sang algojo sampai harus mengayunkan pedangnya pada leher Laila hingga tiga kali. Eksekusi pemenggalan tersebut dilakukan di depan muka umum dan tentunya membuat banyak orang bisa menyaksikannya secara langsung. Menurut keterangan yang dihimpun dari pihak Kementerian Dalam Negeri Saudi menyatakan bahwa hal tersebut dilakukan karena si wanita tersebut telah melakukan kejahatan yang sadis.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *