5 Produk Kotoran Harganya Selangit, Yang Terakhir Sangat Tidak Masuk Akal!

Tidak banyak yang tahu bahwa berbagai jenis kotoran bisa dimanfaatkan oleh suatu perusahaan menjadi suatu produk dan memang menghasilkan uang. Sayangnya, kebanyakan orang-orang malah memandang remeh karena yang namanya kotoran yang itu harus dibuang bukan diolah lagi.

Belum lagi, anda mungkin membayangkan hal-hal menjijikkan dan rasanya ingin segera menjauh darinya betul tidak? Meski begitu, kenyataanya sudah ada beberapa produk dari kotoran yang dijual dengan harga selangit karena berguna sekaligus bermanfaat bagi sebagian orang.

Pernah dengan kopi luwak asli? Ya, kopi itu berbahan dasar dari “kotoran luwak”, kemudian diolah menjadi kopi unggulan paling mahal di Indonesia yang harganya mencapai ratusan/jutaan rupiah per gelas. Disisi lain adapula jenis kotoran lain sebagai bahan utama produk kesehatan, makanan maupun obat-obatan dimana harganya sudah tidak masuk akal. Daripada pada kelamaan, langsung simak saja ulasanya dibawah ini.

1. Kopi Gading Hitam

Pertama adalah kopi gading hitam atau biasa disebut Black Ivory Coffe. Penemu atau pembuat pertama kalinya tidak lain yaitu Blake Dinking. Ia ternyata memanfaatkan pengolahan kopi di dalam tubuh Gajah yang memiliki enzim khusus untuk membagi protein ketika proses pencernaan. Jadi hasilnya bisa menciptakan kopi tak terasa getir, lebih nikmat dan sedap daripada produk kopi pada umumnya.

Untuk harganya sendiri, olahan kopi ini dibandrol 1.100 US dollar yang artinya 14 juta per 1 kilogram. Wow, setara dengan harga 1 unit motor. Sementara ketika anda meminum segelas kopi saja bisa ditaksir harganya 480 ribu. Nah, bagi anda yang penasaran dengan teknik beserta cara pembuatanya bisa menuju ke pabriknya di Maladewa serta Thailand.

2. Bir Un, Kono Kuro

Jangan salah paham ya, beberapa orang menganggap jika buah kopi tidak selalu diproses menggunakan kotoran lalu dijadikan produk kopi. Di Jepang justru bahan tersebut diubah menjadi produk bir berkualitas tinggi bernama Un, Kono Kuro.

Slogan itu memang sengaja dibuat agar orang-orang Jepang tahu bahwa maknanya adalah “kotoran” yang kemudian dipakai pada setiap label bir. Sangat tidak lazim ya? Tapi, walau begitu produk bir Un, Kono Kuro memiliki nilai jual paling mahal lho. Pun, ketika pemasaran untuk pertama kalinnya, para warga setempat malah langsung memborongnya sehingga ludes dengan cepat.

Mengingat bahan bakunya yang sulit didapatkan karena buah kopinya berasal dari gajah khusus dalam Golden Triangle Elephant Foundation di Thailanad maka jelaas sudah harga taksiranya bisa mencapai 1,3 juta tipa 35 gram. Bagaiamana jika 1 kg? Coba hitung sendiri.

3. Kopi Terra Nirra

Kopi terkondang asal London ini masih menjadi trend sampai sekarang. Bagaimana tidak, proses untuk mendapatkanya saja cukup rumit karena harus diimpor langsung dari Andes Peru jika ingin merasakan kualitas asli kopi Terra Nirra.

Nah, yang membuat harganya semakin mahal adalah teknik menciptakan buah kopinya dari kotoran Musang. Kenikmatanya memang tiada tara dan sepadan dengan harganya. Ditaksir harga jual kopi Terra Nirra mencapai angka 225-11.000 US dollar atau setar 3-15 jutaan rupiah.

4. Produk Facial Kotoran Burung

Beneran produk facial ini dari kotoran burung? Benar banget dan sudah menjadi hal biasa untuk perawatan atau spa glamor di New York City. Tekniknya mengangkat resep konservatif seperti negeri Sakura sehingga aman dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya.

Sedangkan kategori kotoran burung yang didapat hanya berasal dari burung Asian Nightingale karena memiliki kualitas terbaik, kemudian dicampur dengan kulit padi dan diproses sedemikian rupa sampai menjadi produk facial.

Beberapa orang yang pernah merasakan perawatan dengan spa “kotoran ini” mengaku kulitanya makin lebih segar, halus dan terasa enak di muka. Hal itu disebabkan adanya enzim kotoran burung yang mampu memperbaiki kerusakan kulit disamping ikut meregenerasi kulit baru.

Kalo anda ingin mencobanya, bisa datang langsung di Shizuka New York Skin Care. Meski tidak begitu familiar kenyataanya di negara Jepang justru proses ini sudah pernah dilakukan sejak tahun 1600 lalu yang terkenal demi merawat kuli para artis hingga bintang film drama-drama Jepang. Oh ya, pasti anda bertanya-tanya soal harga kan? Dalam satu kali perawatan, jika menggunakan produk ini maka bakal dibandrol sekitar 2 juta rupiah.

5. Obat Dari Kotoran Manusia

Nah ini yang paling ditunggu-tunggu. Kalo menurut orang awam jelas produk kelima bisa dibilang di luar penalarana. Bagaimana tidak, ternyata kotoran manusia yang tiap hari dikeluarkan malah justru menjadi sumber pendapatan suatu perusahaan.

Bahkan karena bisa diubah menjadi produk obat sehingga dapat mengobati suatu penyakit bernama C.Fifficile. Tapi faktanya benar-benar ada walau terdengar kurang meyakinkan dan malah pernah dinobatkan oleh suatu institusi non-profit berlabel Openbiomen karena pengolahan “tak wajar” ini.

Perusahaanya pun mampu memberi anda bayaraan 170 juta tiap tahun jika dapat menyediakan atau menjadi pemasok kotoran bagi institusi tersebut. Mengenai harga per produknya, menurut beberapa sumber bisa menyentuh angka jutaan rupiah.

Gimana, apakah anda tertarik untuk menggunakan salah satu “produk kotoran” diatas? Tapi resiko ditanggung sendiri lho!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *